INFO BOLA & SLOT

Kumpulan Info Berita Terupdate Seputaran Bola, Togel dan Slot Gacor indonesia.

Starting XI Terakhir Ole Gunnar Solskjaer di Manchester United: Ke Mana Mereka Sekarang?

INFOSEPUTARAN – Ole Gunnar Solskjaer sempat dianggap sebagai sosok pembawa harapan baru bagi Manchester United. Ditunjuk sebagai manajer interim pada pertengahan musim 2018/2019, legenda klub asal Norwegia itu langsung memberi dampak positif di ruang ganti Old Trafford.

Serangkaian hasil impresif di awal kepemimpinannya membuat manajemen MU mengangkat Solskjaer sebagai pelatih tetap. Sayangnya, perjalanan indah tersebut tidak bertahan lama. Performa tim perlahan menurun dan perkembangan yang dijanjikan tak kunjung terlihat.

Akhir kisah Solskjaer terjadi pada November 2021. Kekalahan memalukan 1-4 dari Watford menjadi pertandingan terakhirnya bersama Setan Merah. Starting XI di laga tersebut kini menjadi cerminan perubahan besar yang terjadi di tubuh Manchester United.

Lantas, bagaimana nasib para pemain yang tampil sejak menit awal di laga terakhir Solskjaer? Berikut ulasan lengkapnya.

David De Gea

De Gea merupakan pilar utama MU selama era Solskjaer. Berkali-kali ia menyelamatkan tim dari kekalahan dengan refleks luar biasa di bawah mistar.

Namun, perubahan filosofi permainan membuat posisinya terancam. Ketika MU membutuhkan kiper yang aktif dalam build-up, peran De Gea perlahan memudar.

Kini, penjaga gawang asal Spanyol itu melanjutkan karier di Serie A bersama Fiorentina dan tetap menunjukkan kualitasnya sebagai kiper kelas atas.

Aaron Wan-Bissaka

Wan-Bissaka pernah digadang-gadang sebagai bek kanan masa depan MU berkat kemampuan bertahannya yang solid.

Sayangnya, kontribusi minim dalam menyerang membuatnya kalah bersaing. Ia pun tak lagi masuk dalam rencana jangka panjang klub.

Saat ini, Wan-Bissaka berseragam West Ham United dan mengambil langkah besar dengan memperkuat Timnas Kongo.

Victor Lindelöf

Lindelöf adalah tandem utama Harry Maguire di jantung pertahanan MU pada era Solskjaer. Gaya bermainnya yang tenang menjadi ciri khas.

Namun, persaingan ketat membuat menit bermainnya semakin terbatas. Ia memilih hengkang demi peran yang lebih penting.

Musim 2025/2026, Lindelöf tampil reguler bersama Aston Villa dan menjadi bagian penting skuad Unai Emery.

Harry Maguire

Sebagai kapten tim, Maguire menjadi simbol kepercayaan Solskjaer di lini belakang.

Akan tetapi, performa yang kerap naik-turun membuat posisinya terus disorot. Beban besar sebagai pemimpin justru menjadi tantangan tersendiri.

Hingga musim 2025/2026, Maguire masih memperkuat MU, meski statusnya kini lebih sering sebagai pemain pelapis.

Luke Shaw

Shaw merupakan salah satu pemain yang mengalami kebangkitan signifikan di bawah asuhan Solskjaer.

Ia sempat dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik Premier League berkat konsistensi dan fleksibilitasnya.

Pada musim 2025/2026, Shaw masih menjadi bagian skuad MU dan kerap dimainkan sebagai bek kiri maupun bek tengah.

Nemanja Matić

Meski sudah memasuki usia senja, Matić tetap menjadi figur penting di lini tengah MU era Solskjaer.

Pengalaman dan kecerdasannya dalam mengatur tempo permainan sangat membantu stabilitas tim.

Kini, gelandang asal Serbia tersebut melanjutkan karier di Italia bersama Sassuolo dan masih memiliki pengaruh besar di lapangan.

Scott McTominay

McTominay adalah lulusan akademi MU yang dikenal dengan etos kerja tinggi.

Namun, keterbatasan kreativitas membuatnya dilepas. Keputusan pindah justru membawa titik balik besar dalam kariernya.

Bersama Napoli, McTominay sukses menjuarai Serie A musim 2024/2025 dan bahkan terpilih sebagai pemain terbaik liga.

Jadon Sancho

Sancho datang ke MU dengan reputasi besar setelah tampil gemilang di Borussia Dortmund.

Sayangnya, ia kesulitan menunjukkan performa terbaik dan terlibat sejumlah masalah internal.

Kini, Sancho berlabuh di Aston Villa setelah beberapa kali dipinjamkan dan masih berusaha menemukan konsistensi.

Bruno Fernandes

Bruno adalah pembelian paling sukses di era Solskjaer. Ia langsung menjadi pusat permainan MU sejak kedatangannya.

Kontribusi gol dan assist yang tinggi membuatnya tak tergantikan.

Pada musim 2025/2026, Bruno masih menjadi motor utama MU dan dipercaya sebagai kapten tim.

Marcus Rashford

Rashford mencapai level terbaiknya saat dilatih Solskjaer, terutama sebagai penyerang sisi kiri.

Namun, performanya menurun dan hubungannya dengan Erik ten Hag memburuk.

Kini, Rashford menjalani masa peminjaman di Barcelona dengan harapan bisa menghidupkan kembali kariernya.

Cristiano Ronaldo

Kembalinya Ronaldo ke MU sempat menciptakan euforia luar biasa. Meski tak lagi muda, ia tetap menjadi sumber gol utama.

Di laga terakhir Solskjaer, Ronaldo masih menjadi tumpuan lini depan.

Pada musim 2025/2026, Ronaldo masih aktif bermain bersama Al Nassr dan tetap membela Timnas Portugal di usia 40 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *