INFO BOLA & SLOT

Kumpulan Info Berita Terupdate Seputaran Bola, Togel dan Slot Gacor indonesia.

Ruang Ganti Barcelona Memanas! Raphinha Murka, Lamine Yamal Disalahkan Jadi Biang Kerok Kekalahan El Clasico

SEPUTARANINFO – Suasana ruang ganti Barcelona dikabarkan memanas setelah kekalahan 1-2 dari Real Madrid dalam laga El Clasico akhir pekan lalu. Pemain sayap asal Brasil, Raphinha, dilaporkan secara terbuka menyalahkan Lamine Yamal atas kekalahan tersebut.

Hasil itu membuat jarak antara Barcelona dan Real Madrid melebar menjadi lima poin di klasemen sementara La Liga 2025/26. Namun, yang lebih ramai diperbincangkan justru bukan strategi atau performa tim, melainkan komentar pedas Raphinha terhadap juniornya sendiri.

Komentar Pemicu Badai

Sumber di internal klub mengungkap bahwa Raphinha kesal dengan komentar Lamine Yamal sebelum laga. Pemain berusia 18 tahun itu sempat berbicara dalam acara Kings League ‘Chup Chup’, di mana ia menuding Real Madrid sebagai tim yang “suka mencuri dan mengeluh.”

Pernyataan itu viral dan langsung menjadi bahan pembicaraan di media Spanyol. Menurut Raphinha, ucapan tersebut hanya memanaskan suasana dan memberi Real Madrid motivasi tambahan.

“Dia masih muda dan kurang dewasa untuk bicara hal seperti itu,” ujar Raphinha seusai laga.
“Kata-katanya memberi Real Madrid dorongan ekstra. Dalam laga sepenting El Clasico, hal seperti ini tidak seharusnya terjadi.”

Yamal Jadi Sasaran Madrid

Kekhawatiran Raphinha pun terbukti di lapangan. Sejumlah pemain Madrid tampak menjadikan Lamine Yamal sebagai sasaran provokasi sepanjang pertandingan.

Dani Carvajal dan Vinicius Junior bahkan tertangkap kamera mengejek Yamal dengan gestur “banyak bicara.” Seusai laga, tensi sempat meningkat ketika Vinicius terlihat menegur langsung pemain muda Barcelona itu sebelum akhirnya dipisahkan oleh ofisial tim.

Situasi panas berlanjut hingga ke lorong stadion, di mana staf kedua tim dikabarkan terlibat adu mulut singkat.

Staf Pelatih Pasang Badan

Meski mendapat kritik dari seniornya, pihak staf pelatih justru mencoba menenangkan situasi. Asisten pelatih Marcus Sorg membela Yamal dan meminta publik memahami bahwa pemain muda seperti dia masih dalam proses berkembang.

“Dia baru pulih dari cedera dan belum sepenuhnya menemukan ritmenya. Itu wajar untuk pemain muda seperti dia,” ujar Sorg.
“Kami akan terus bekerja dengannya dan membantu agar lebih matang, baik di lapangan maupun di luar lapangan.”

Masa Depan Yamal di Camp Nou

Meski sedang disorot, Lamine Yamal tetap dianggap sebagai aset berharga Barcelona. Klub percaya bakatnya akan terus berkembang jika mendapat bimbingan yang tepat dari para pemain senior dan staf pelatih.

Namun, insiden ini menjadi pelajaran penting bagi Yamal tentang pentingnya menjaga sikap dan pernyataan publik — terutama menjelang laga sebesar El Clasico.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *