SEPUTARANINFO – Drama di Old Trafford kembali mencuat saat Manchester United berhasil membungkam Fulham dengan skor tipis 3-2 dalam laga Premier League yang penuh gejolak pada 1 Februari 2026. Pertandingan ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan pesta gol, kontroversi wasit, comeback dramatis, dan gol penentu di injury time yang membuat para suporter The Red Devils bergemuruh.
Berikut adalah 6 fakta menarik di balik drama epik tersebut:
Michael Carrick Catatkan Rekor Sempurna di Awal Kepemimpinan Interim
Michael Carrick, yang mengambil alih sebagai pelatih interim setelah kepergian Ruben Amorim, kini telah memenangkan tiga pertandingan Premier League berturut-turut. Kemenangan atas Manchester City, Arsenal, dan kini Fulham membuatnya menjadi salah satu dari sedikit pelatih United yang memulai era barunya dengan sempurna. Atmosfer di Old Trafford terasa hidup kembali, dan spekulasi bahwa Carrick bisa menjadi pelatih permanen semakin kencang.
Gol Pembuka Casemiro dari Situasi Kontroversial

Gol pertama United dicetak Casemiro pada menit ke-19 melalui sundulan kuat dari umpan Bruno Fernandes. Awalnya, wasit memberikan penalti kepada United atas pelanggaran Jorge Cuenca terhadap Matheus Cunha di kotak penalti. Namun, setelah review VAR panjang, keputusan diubah menjadi free-kick di luar kotak karena pelanggaran terjadi di luar area. Fernandes mengirim umpan silang, dan Casemiro menyambarnya dengan sempurna. Keputusan ini membuat pelatih Fulham, Marco Silva, marah besar dan mengkritik keras wasit.
Gol Indah Matheus Cunha yang Menggandakan Keunggulan

Pada menit ke-56, Matheus Cunha memperlebar keunggulan menjadi 2-0 dengan tendangan first-time spektakuler dari sudut sempit. Umpan no-look brilian dari Casemiro menjadi kunci, menunjukkan chemistry yang semakin baik di lini tengah United. Gol ini membuat Old Trafford bergemuruh dan seolah-olah kemenangan sudah di tangan.
Bruno Fernandes Sang Kreator Utama

Bruno Fernandes kembali menjadi pusat kreativitas Manchester United. Ia menyumbang assist penting dan konsisten menjadi penghubung antar lini sepanjang laga.
Dengan dua assist tambahan pada laga ini, Fernandes kini telah mencatatkan 12 assist di Premier League musim ini. Itu menjadi jumlah assist terbanyaknya dalam satu musim, menyamai torehan pada musim 2020/2021.
Efektivitas MU Kalahkan Statistik Fulham

Secara statistik, Fulham tidak kalah bersaing. Mereka mencatatkan jumlah tembakan tepat sasaran yang sama dengan MU, yakni enam percobaan.
Bahkan, Fulham unggul dalam nilai ekspektasi gol dengan 1,97 berbanding 1,74. Namun, efektivitas Manchester United di momen krusial menjadi pembeda utama hasil akhir.
Mentalitas Menang Jadi Kunci Setan Merah

Gol kemenangan Benjamin Sesko di menit 90+5 menegaskan mentalitas baru Manchester United. Tim ini tidak panik meski sempat disamakan pada menit ke-91. MU mengulang apa yang terjadi saat menang 3-2 lawan Arsenal.
Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun bagi MU di Premier League. Di bawah Michael Carrick, Setan Merah mulai membangun identitas sebagai tim yang kuat secara mental dan berani menuntaskan laga hingga detik terakhir.











Leave a Reply